Rabu, 21 April 2010

Usai Cabuli Anak, Ayah Suruh Putrinya Disetubuhi Pacar



MEDAN-Tiga kali mulus melakukan cabul dengan menghisap kemaluan putrinya, belum membuat puas Arianto (37). Ironinya, ketika memergoki cewek 15 tahun itu berduaan ditutupi sehelai selimut bersama kekasihnya, ayah bejat itu malah mau ikutan. Pedagang mie ayam itu, tak sadar sengaja dijebak putrinya yang dendam.

Informasi dihimpun POSMETRO MEDAN di Polsek Medan Baru, aksi warga Jl Deli Tua, Gg Rela itu telah berlangsung sejak 3 bulan terakhir. Awalnya, saat Diana, ibu Tiara sedang berbelanja ke pasar.

Tiara sendirian di rumah. Tak lama, Arianto, ayah tirinya, pulang dengan alasan mengantar mie ayam. Melihat rumah sunyi, ‘arus bawah perut’ Arianto ‘naik’ saat melihat Tiara.

Dengan dalih menuduh Tiara telah melakukan hubungan badan dengan Akbar (15), pacarnya, Arianto meminta agar Tiara diobatinya. Kata Arianto, caranya dengan menghisap kemaluan siswa kelas I salah satu SMU swasta di Kota Medan ini.

“Aku minta dia telentang dan aku hisap kemaluannya untuk mengeluarkan sperma yang ada di dalam kemaluannya agar tidak hamil,” jelas Arianto.

Awalnya Tiara menolak. Namun saat itu, Arianto mengatakan, “Kalau kau tak mau, bapak sama mamakmu gila kubuat.” Sejurus kemudian, wanita berwajah manis ini manut saja. Selama lima menit, kemaluan Tiara dihisapnya.

Setelah kejadian pertama itu, Arianto ketagihan. Dua pekan kemudian, saat istrinya Diana membeli es batu, Arianto memaksa masuk ke kamar tidur Tiara. Cewek ABG ini disuruh melepaskan pakaian.

Di sini, Tiara juga sempat menolak. Tapi seperti sebelumnya, Tiara lagi-lagi manut saat diucapkan kalimat, “Kalau kau tak mau, bapak sama mamakmu gila kubuat.”

Kali ini, Arianto hanya menghisap payudara Tiara. Sedang kemaluan putrinya itu hanya dipegang-pegangi. Sebulan kemudian, kejadian aib itu kembali terulang. Saat itu, Tiara ingin berkunjung ke rumah neneknya.

Tapi ibunya, Diana, menawarkan agar Tiara diantarkan oleh Arianto. Trauma dengan ayah tirinya yang bejat, jelas saja Tiara menolak. Tapi ibunya terus memaksa. “Ini sudah malam. Nanti kau ada apa-apa di jalan, bagaimana!” ujar Diana. Merasa terpaksa, Tiara akhirnya menurut.

Tepat seperti ditakutinya, bukannya mengantar Tiara ke rumah nenek, Arianto malah membawa putri tirinya ke salah satu kafe lesehan di Jl AH Nasution/Asrama Haji Medan.

Di situ, Tiara sempat meronta. Namun Arianto mendorong tubuh Tiara ke sebuah bilik tertutup di tempat itu. Lagi-lagi, seperti orang yang terhipnotis, Tiara menurut saat Arianto kembali mengatakan, “Kalau kau tak mau, bapak sama mamakmu gila kubuat.”

Di lokasi tempat mangkalnya pasangan muda itu, aksi mesum kembali terjadi. Pria asal Ngawi, Jawa Timur ini melepaskan celana Tiara. Yah, kemaluan Tiara kembali dihisap.

Dua hari kemudian, saat Tiara masih mengikuti jam pelajaran sekolah, Arianto mengirim SMS ke HP Tiara. Isinya, “Kau mau kerjaan? setengah jam dapat 200 ribu.”

Tiara membalasnya “Kerja apa pak?”. Namun SMS itu tak langsung dijawab Arianto. Setiba di rumah nenek, Tiara ditelepon. Arianto mengatakan, Tiara akan diboking tua bangka (tubang) alias hidung belang.

Mendengar itu, kontan saja Tiara menolak. Tapi, seakan ingin bertemu Tiara, Arianto menanyakan situasi rumah. “Aman di rumah?” tanyanya kepada Tiara. Rupanya pembicaraan tersebut terpantau nenek Tiara. Pembicaraan lewat gagang telepon itu, nenek lalu mengambil alih pembicaraan. Tapi Arianto langsung mematikan telepon.

Tiga hari kemudian, di rumah kontrakannya di Jl Medan Binjai Km 14, Arianto bertemu dengan Tiara. Tapi waktu itu Tiara tak sendiri, melainkan bersama kekasihnya, Akbar. Saat itu, ibunya Diana sedang keluar.

Tanpa alasan yang jelas, Arianto meminta Akbar dan Tiara melakukan hubungan badan layaknya suami istri. “Kalian main aja. Bapak gak akan lihat,” ujar pria berkulit sawo matang ini.

Saat itu, rupanya Tiara telah bercerita soal kebejatan ayah tirinya itu pada sang kekasih. Kedua lalu sepakat mau menjebak Arianto. Akbar dan Tiara lalu seolah-olah mau menuruti permintaan Arianto.

Berpura-pura mau melakukan hubungan intim, pasangan muda ini menutupi badannya dengan sehelai selimut. Saat itu juga, Arianto ‘masuk perangkap’. Pedagang mie ayam ini mengintip lalu membuka selimut, diduga hendak ingin ikut ‘beraksi’.

Di luar perkiraan Arianto, keduanya hanya berpelukan. Saat itu, pertengkaran tak bisa terelakkan. Tiara yang habis kesabarannya, langsung mengajak Akbar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada neneknya.

Mendengar penjelasan cucunya, nenek Tiara naik pitam dan melaporkan kejadian itu kepada Jolil (37), ayah kandung Tiara. Mendengar itu, Jolil beserta Tiara mendatangi Mapolsekta Medan Baru untuk membuat pengaduan. Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Medan Baru langsung tanggap dan menangkap Arianto di sekitar Jl AH Nasution.(sahala)





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3893947

Tidak ada komentar:

Posting Komentar